Records
Lihat abnormality, identifikasi defect dominan, lalu telusuri bukti hingga SRORD dan serial number.
Data ini hanya memuat histori defect. Denominator produksi, cohort SN, dan keputusan final unit harus direkonsiliasi dahulu supaya rate tidak menyesatkan.
Trend Temuan Harian
PartNG → Category → SRORD → SN
Pilih satu item di setiap tingkat untuk mempersempit kasus. Volume adalah jumlah temuan unik per grup, bukan unit reject.
Pilih PartNG
Detail Temuan
Know where the findings concentrate
Ranking jumlah temuan, bukan tingkat kegagalan line. Tanpa volume produksi per line/model, perbandingan performa belum adil.
Line dengan Temuan Terbanyak
Series / Model
Concentration Matrix
Defect Record Explorer
Detail histori berdasarkan filter. Klik record untuk membuka bukti, serial number, status, dan dokumen terkait.
| WAKTU NG | SRORD / LINE | SN UNIT | PART | KATEGORI | CAUSE | BUKTI |
|---|
Can we trust the numbers?
Audit praktis untuk memastikan data defect dapat dijadikan bahan keputusan sebelum menerbitkan rate dan ranking performa.
Checklist Validasi KPI
Gunakan source_key per detail; ErrID boleh memiliki beberapa detail defect.
SNAnchor dipakai sebagai identitas unit. SNPart tidak dijadikan fallback otomatis.
Butuh jumlah unit produksi pada cohort/periode, line, dan model yang sama.
Status akhir dan first attempt perlu riwayat unit yang tervalidasi.
Label `vendor fault` merupakan klasifikasi awal hingga RCA disetujui.
Interpretasi & Audit
Smart Quality Alerts
Aturan transparan dari konsentrasi kasus, peningkatan volume, repeat SN, serta kelengkapan traceability. Alert bukan penetapan akar penyebab.
Rules used for the alerts
Quality Insight Engine
Insight dihitung langsung dari event terpilih: konsentrasi PartNG, repeat SN, kelengkapan traceability, dan potensi perubahan tren. Tidak ada diagnosis root cause otomatis.
Transparent calculation, verifiable evidence
Line × Defect Area Heatmap
Setiap sel menunjukkan jumlah temuan detail, bukan NG rate per unit produksi. Klik untuk membuka seluruh record pada line dan PartNG tersebut.
Repeat Defect Intelligence
Identifikasi SNAnchor dengan dua atau lebih ErrID berbeda di periode terpilih. Pengulangan detail pada ErrID yang sama tidak dihitung sebagai kasus baru.
Repeated SN ranked by distinct defect cases
CAPA & Investigation Tracker
Alur Open → Investigating → Action → Verification → Closed, dengan PIC, deadline, containment, RCA, bukti efektivitas, dan audit trail.
Supplier Quality Monitor
PartNG dan kategori vendor fault hanya sinyal klasifikasi awal. Supplier confirmed memerlukan part mapping dan evidence RCA yang diverifikasi.
Part code / suspect material analysis
SN Traceability 360°
Penelusuran histori lintas tanggal dari database, tidak dibatasi filter periode dashboard. Status OQC/final disposition belum tersedia dari tabel histori defect.
Pareto 80/20 & SPC
Pareto menggunakan detail defect. SPC p-chart hanya aktif ketika data produced/rejected unit tervalidasi pada tanggal, line, dan series yang sama.
Pareto PartNG / 80% cutoff
p-Chart · Verified reject proportion
Quality Report Generator
Ringkasan management review menggunakan filter aktif. Laporan menyebutkan batas data dan belum mengklaim defect rate saat denominator belum tersedia.