LOCAL REPORT WIBAdmin Login →
QUALITY MANAGEMENT / DATA-LED DECISION

Capa

Lihat abnormality, identifikasi defect dominan, lalu telusuri bukti hingga SRORD dan serial number.

REPORTING PERIOD2026-10-24TO2026-10-30
CONTROL PANEL / FILTER HISTORI
Memuat informasi...DATE BASIS: NGDate → fallback CreateDateAnalysis
VISUAL MANAGEMENT / ABNORMALITY FIRST

See the problem.
Trace the cause.

Angka dirancang untuk mendukung investigasi quality: temuan ≠ kasus ≠ unit terdampak. Semua temuan dapat dibuka untuk melihat record sumber.

01 / METRIC DISCIPLINEClick KPI to inspect matching records
!
Defect rate, reject rate, PPM dan FPY belum ditampilkan

Data ini hanya memuat histori defect. Denominator produksi, cohort SN, dan keputusan final unit harus direkonsiliasi dahulu supaya rate tidak menyesatkan.

02 / FREQUENCY & TRENDVolume temuan detail berdasarkan tanggal NG
FREQUENCY ANALYSIS

Pareto Defect Area (PartNG)

HISTORICAL MOVEMENT

Trend Temuan Harian

DAILY EVENTS
03 / MANAGEMENT ATTENTIONPrioritas berbasis frekuensi dan kelengkapan data, bukan skor severity
04 / ACTIONABLE QUALITY BRIEFExplainable findings and recommended verification
02 / STRUCTURED INVESTIGATION

PartNG → Category → SRORD → SN

Pilih satu item di setiap tingkat untuk mempersempit kasus. Volume adalah jumlah temuan unik per grup, bukan unit reject.

FINDINGS0
DEFECT CASES0
IDENTIFIED SN0
DOCUMENTS0
STEP 01

Pilih PartNG

—
RELATED EVIDENCE

Detail Temuan

03 / LINE & PRODUCT ANALYSIS

Know where the findings concentrate

Ranking jumlah temuan, bukan tingkat kegagalan line. Tanpa volume produksi per line/model, perbandingan performa belum adil.

ABSOLUTE FREQUENCY

Line dengan Temuan Terbanyak

AFFECTED MODELS

Series / Model

LINE × MODEL

Concentration Matrix

Klik sel untuk telusuri daftar SN/SRORD
04 / UNIT TRACEABILITY

Defect Record Explorer

Detail histori berdasarkan filter. Klik record untuk membuka bukti, serial number, status, dan dokumen terkait.

0 recordsHistorical defect detail • 30 baris per halaman
WAKTU NGSRORD / LINESN UNITPARTKATEGORICAUSEBUKTI
05 / DATA GOVERNANCE

Can we trust the numbers?

Audit praktis untuk memastikan data defect dapat dijadikan bahan keputusan sebelum menerbitkan rate dan ranking performa.

QUALITY GATES

Checklist Validasi KPI

01
Defect events deduplicated

Gunakan source_key per detail; ErrID boleh memiliki beberapa detail defect.

DEFINED
02
Unit identification

SNAnchor dipakai sebagai identitas unit. SNPart tidak dijadikan fallback otomatis.

DEFINED
03
Matched production denominator

Butuh jumlah unit produksi pada cohort/periode, line, dan model yang sama.

PENDING
04
Final disposition & FPY

Status akhir dan first attempt perlu riwayat unit yang tervalidasi.

PENDING
05
Supplier cause confirmation

Label `vendor fault` merupakan klasifikasi awal hingga RCA disetujui.

PENDING
DATA RELIABILITY

Interpretasi & Audit

06 / ABNORMALITY MANAGEMENT

Smart Quality Alerts

Aturan transparan dari konsentrasi kasus, peningkatan volume, repeat SN, serta kelengkapan traceability. Alert bukan penetapan akar penyebab.

ACTIVE QUALITY SIGNALSCurrent selection
METHOD & GOVERNANCE

Rules used for the alerts

Spike: 7 hari terakhir dibanding 7 hari sebelumnya, hanya jika baseline memiliki ≥ 5 temuan dan pengamatan cukup. Repeat: ≥ 2 ErrID berbeda pada satu SN valid. Data gap: ≥ 5% baris tanpa SN. Critical severity memerlukan mapping manual dan tidak diprediksi otomatis. Semua alert adalah kandidat investigasi, bukan RCA final.
06B / EXPLAINABLE ANALYTICS

Quality Insight Engine

Insight dihitung langsung dari event terpilih: konsentrasi PartNG, repeat SN, kelengkapan traceability, dan potensi perubahan tren. Tidak ada diagnosis root cause otomatis.

HOW THIS ENGINE WORKS

Transparent calculation, verifiable evidence

Insight engine merupakan analisis berbasis aturan yang transparan, bukan model AI yang membuat atribusi kausal. Semua rekomendasi berorientasi pada pemeriksaan berikutnya. Untuk konfirmasi penyebab, QA/PE perlu pemeriksaan fisik, rekam proses, hasil uji, dan RCA yang ditandatangani.
07 / VISUAL MANAGEMENT

Line × Defect Area Heatmap

Setiap sel menunjukkan jumlah temuan detail, bukan NG rate per unit produksi. Klik untuk membuka seluruh record pada line dan PartNG tersebut.

Line / PartNG distribution
08 / RECURRING QUALITY

Repeat Defect Intelligence

Identifikasi SNAnchor dengan dua atau lebih ErrID berbeda di periode terpilih. Pengulangan detail pada ErrID yang sama tidak dihitung sebagai kasus baru.

UNIT-LEVEL INVESTIGATION

Repeated SN ranked by distinct defect cases

FULL HISTORY via SN 360°
09 / CLOSED-LOOP QUALITY

CAPA & Investigation Tracker

Alur Open → Investigating → Action → Verification → Closed, dengan PIC, deadline, containment, RCA, bukti efektivitas, dan audit trail.

CAPA REGISTER
10 / MATERIAL QUALITY

Supplier Quality Monitor

PartNG dan kategori vendor fault hanya sinyal klasifikasi awal. Supplier confirmed memerlukan part mapping dan evidence RCA yang diverifikasi.

PART EXPOSURE

Part code / suspect material analysis

Part occurrences · not supplier PPM
11 / SERIALIZED TRACEABILITY

SN Traceability 360°

Penelusuran histori lintas tanggal dari database, tidak dibatasi filter periode dashboard. Status OQC/final disposition belum tersedia dari tabel histori defect.

Input SN atau SRORD untuk memuat histori lengkap dari MySQL.
12 / STATISTICAL QUALITY

Pareto 80/20 & SPC

Pareto menggunakan detail defect. SPC p-chart hanya aktif ketika data produced/rejected unit tervalidasi pada tanggal, line, dan series yang sama.

CUMULATIVE CONTRIBUTION

Pareto PartNG / 80% cutoff

STATISTICAL PROCESS CONTROL

p-Chart · Verified reject proportion

13 / MANAGEMENT REPORTING

Quality Report Generator

Ringkasan management review menggunakan filter aktif. Laporan menyebutkan batas data dan belum mengklaim defect rate saat denominator belum tersedia.

REPORT CONFIGURATION